Posted by: arrie3w | April 17, 2010

10 hal pembatal sahadat

1. Syirik dalam beribadah kepada Allah. Firman Allah,
“sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa selain dari syirik itu bagi siapa yang di kehendaki-Nya.” (Qs.4 An Nisaa’: 116).

“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan padanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seseorang penolongpun.”
(Qs.5 Al Maidah: 72).

Termasuk dalam poin ini adalah berdo’a kepada orang yang sudah mati dan minta bantuan kepada mereka atau bernadzar dan memberi sesaji baik berupa makanan, minuman, hewan kurban, bunga dan lainnya.
—————————————

2. Menjadikan sesuatu sebagai perantara dengan Allah dimana seseorang berdo’a dan meminta syafaat serta bertawakal kepada sesuatu tersebut, orang yang berbuat hal seperti ini telah kafir secara ijma’.
—————————————

3. Siapa yang tidak mengafirkan orang-orang musrik atau meragukan kekafiran mereka atau membenarkan ajaran mereka. Maka orang yang berkeyakinan seperti ini juga telah kafir.

Mereka telah membetulkan ajaran agama lain yang salah yang bermakna mereka pun mengakui ajaran agama yang salah. Artinya mereka mengakui bahwa ada Tuhan selain Allah itu benar.
———————————————————————-

4. Siapa yang meyakini bahwa petunjuk selain Rasulullah saw lebih sempurna dari petunjuk beliau, atau meyakini bahwa hukum selain hukum beliau lebih baik dari selain hukumnya, seperti orang-orang yang lebih mengutamakan hukum thagut/demokrasi/komunis/hukum lainnya dari hukum Allah, maka orang yang berkeyakinan seperti ini juga telah kafir.

Artinya mereka tak meyakini Hukum Allah yang banyak ditulis dalam Qur’an. Bila tak yakin ayat Qur’an, maknanya mereka ragu akan Qur’an.

Ragu akan Qur’an=Gugur imannya pada Kitab2 ALLAH.

Ragu Qur’an=Ragu akan perkataan Nabi, menganggap Rasulullah Muhammad SAW berbohong soalan ayat Qur’an… maknanya, gugur imannya pada para Nabi.

Ragu Qur’an=Ragu akan perkataan Malaikat Jibril, menganggap Malaikat Jibril berbohong soalan ayat Qur’an… maknanya, gugur imannya pada para Malaikat.

Ragu Qur’an=Ragu akan firman ALLAH, menganggap ALLAH tak sempurna & berbohong soalan ayat Qur’an… maknanya, gugur imannya pada ALLAH.

Rukun Iman dalam Islam ada 6:
Bila dalam kenyataan kehidupan & perbuatan keseharian kita tak percaya pada Qur’an, maknanya 4 dari 6 Rukun Islam kita telah BATAL!!!

Iman kepada Kitab-Kitab —> Batal
Iman kepada Para Nabi —-> Batal
Iman kepada Malaikat ——> Batal
Iman kepada Allah ———-> Batal

Cuma tersisa 2 Iman Islam, iaitu:
Iman kepada Hari Akhir &
Iman kepada Qada & Qadar
———————————————————————-

5. Siapa yang membenci sebagian dari ajaran Rasulullah, meskipun ia tetap mengamalkannya, maka ia telah kafir. Berdasarkan firman Allah,

“yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Qur’an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.”
————————————————————————

6. Siapa yang memperolok-olok salah satu ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw. Atau memperolok-olok pahala dan siksaan yang diperoleh maka ia juga kafir. Dan dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah firman Allah,

“Katakanlah wahai (Muhammad), ‘Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kalian selalu berolok-olok?’ tidak usah kalian minta ma’af, karena kalian kafir sesudah beriman.” (At Taubah: 65-66)

Bila ada seorang yang mengakui Islam tapi dia bergurau dengan Qur’an & berkata: “GITU AJA KOK REPOT, SAYA KAN CUMA BERCANDA.” maka silahkan tengok Firman-firman ALLAH dibawah ini:

Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok. (18 Kahfi: 106)

Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan.
(Qs. 45 Jaatsiyah:9)

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka, tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” (Qs.9 Taubah:65)

Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyap kan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan- peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. (Qs.18 Kahfi:56)

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
(Qs.31 Luqman:6)

Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat. (Qs.45 Jaatsiyah:35)

Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa’at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. (Qs.6 An’am:70)

Orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka.” Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. (Qs.7 A’raaf:51)

Sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil. dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau. (Qs.86 Thaariq:13-14)
———————————————————————-

7. Perbuatan sihir dengan segala bentuknya. Maka barang siapa yang melakukan perbuatan ini dan meridhainya, maka ia telah kafir. Sebagaimana firman Allah,

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syetan-syetan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syetan-syetan itulah yang kafir (mengerjakan syihir).

Mereka mengajarkan syihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan,

‘Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kalian kafir’. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.

Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudlarat dengan sihirnya kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudlarat kepadanya dan tidak memberi manfaat.

Demi, sesungguhnyaa mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah keuntungan baginya diakhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (Al Baqoroh: 102)
———————————————————————-

8. Mendukung dan membantu orang-orang musrik untuk mencelakakan kaum muslimin. Hal ini dilandasi oleh firman Allah,

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang yahudi dan nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (kalian), sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barang siapa diantara kalian mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim.”
(Al Maidah: 51)
———————————————————————-

9. Orang yang meyakini bahwa ada golongan manusia tertentu yang dibolehkan keluar dari syari’ah Muhammad. Maka orang yang meyakini hal ini telah kafir, berdasarkan firman Allah,

“Di antara ahli kitab ada orang yang jika kalian mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepada kalian dan diantara mereka ada orang yang jika kalian mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepada kalian, kecuali jika kalian selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan, ‘tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi.’ Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.” (Al Imran: 75)
———————————————————————-

10. Berpaling dari agama Allah dengan wujud tidak mempelajarinya dan tidak mengamalkannya. Didasarkan pada firman Allah,

“Dan siapakah yang lebih zhalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhan-Nya, kemudian ia berpaling daripadanya? Sesungguhnya kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.” (As Sajdah: 32).
—————————————————–

http://www.kaskus.us/

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.